-->

Cek Estimasi Gaji UMR Jakarta 2020

Keluarnya Peraturan Pemerintah nomor 78 Tahun 2015 mengenai Pengupahan mengubah cara penentuan UMR (Upah Minimum Regional) atau UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten) dari tadinya yang berpedoman dari besaran Kehidupan Hidup Layak (KHL) yang direkomendasikan Dewan Pengupahan. Dewan Pengupahan berasal dari pengusaha, pekerja, pemerintah, dan akademisi sebagai anggota netral. Ini juga mengubah besaran gaji UMR Jakarta di tahun depan.



Dewan Pengupahan lalu mengirimkan survei berbagai harga kebutuhan pokok dan sembako dari 60 item yang sudah ditetapkan. Hasilnya lalu digunakan untuk pijakan penentuan angka KHL. Nilai KHL adalah acuan penetapan besaran UMK yang nominalnya hampir sama dengan besaran KHL atau sedikit lebih banyak. Untuk penetapan UMK sesuai dengan PP nomor 78 tahun 2015, prosesnya diganti. Ada dua komponen yang digunakan yaitu tingkat inflasi dan besaran pertumbuhan ekonomi nasional. Dua aspek tersebut pastinya dipengaruhi kondisi ekonomi Indonesia yang datanya dikeluarkan Badan Pusat Statistik.

Dilihat dari sisi pengusaha, penentuan UMK sesuai PP No.78 tahun 2015 akan memberikan kepastian ketika mengalokasikan anggaran gaji karyawan tiap tahun. Akan tetapi dari sisi pekerja, bisa saja nominalnya jauh dari fakta di lapangan, ketika harga kebutuhan pokok yang naik cenderung meroket melebihi kenaikan UMK. Cara mengkalkulasi nilai UMK menggunakan rumus yang ditentukan di Peraturan Pemerintah tadi yaitu :

UMn = UMt + {UMt x (Inflasi t + % Δ PDB t)}

UMn: Upah minimum yang akan ditetapkan.

UMt: Upah minimum tahun berjalan.

Inflasi t: Inflasi yang dihitung dari periode September tahun yang lalu sampai dengan periode September tahun berjalan.

Δ PDB t: Pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang dihitung dari pertumbuhan Produk Domestik Bruto yang mencakup periode kwartal III dan IV tahun sebelumnya dan periode kwartal I dan II tahun berjalan.

Lalu berapa kira-kira nilai gaji UMR Jakarta 2020? Bisa dipastikan itu akan sangat ditentukan angka inflasi tahunan (year on year September-September) dan angka pertumbuhan nasional dalam produk domestik bruto. Selama ini pemerintahan Jokowi cukup sukses mengendalikan tingkat inflasi tetap rendah, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5 %. Dengan demikian, besaran kenaikan gaji UMR Jakarta kemungkinan tak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Itu artinya gaji UMR Jakarta yang sebelumnya Rp.3.916.000 di tahun 2019 akan naik menjadi Rp.2.250.000 untuk tahun 2020.

Bagaimana dengan daerah lain? Berikut daftar lengkap estimasi nilai UMR 2020 kota/kabupaten di seluruh Indonesia :

Kab. Karawang Rp 4.634.010
Kota Bekasi Rp 4.629.756
Kab. Bekasi Rp 4.546.126
Kota Depok Rp 4.272.551
Kota Bogor Rp 4.242.785
Kab. Bogor Rp 4.163.405
Kab. Purwakarta Rp 4.122.299
Kota Bandung Rp 3.639.580
Kab. Bandung Barat Rp 3.198.744
Kab. Sumedang Rp 3.193.074
Kab. Bandung Rp 3.193.074
Kota Cimahi Rp 3,193.074
Kab. Sukabumi Rp 3.091.016
Kab. Subang Rp 3.032.899
Kab. Cianjur Rp 2.636.004
Kota Sukabumi Rp 2.531.752
Kab. Indramayu Rp 2.317.713
Kota Tasikmalaya Rp 2.286.529
Kab. Tasikmalaya Rp 2.275.189
Kota Cirebon Rp 2.245.422
Kab. Cirebon Rp 2.224.160
Kab. Garut Rp 2.007.285
Kab. Majalengka Rp 1.991.693
Kab. Kuningan Rp 1.934.162
Kab. Ciamis Rp 1.933.162
Kab. Pangandaran Rp 1.914.673
Kota Banjar Rp 1.788.217
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Rp 4.240.972
Kota Cilegon Rp 4.213.078
Kota Tangerang Rp 4.169.717
Kota Tangerang Selatan Rp 4.141.368
Kab. Tangerang Rp 4.141.368
Kab. Serang Rp 4.127.193
Kota Serang Rp 3.666.512
Kab. Pandeglang Rp 2.742.539
Kab. Lebak Rp 2.698.068
Kota Semarang Rp 2.698.587
Kab. Demak Rp 2.440.000
Kab. Kendal Rp 2.284.393
Kab. Semarang Rp 2.255.000
Kota Salatiga Rp 2.075.325
Kab. Grobogan Rp 1.785.500
Kab. Blora Rp 1.890.000
Kab. Kudus Rp 2.244.467
Kab. Jepara Rp 2.079.031
Kab. Pati Rp 1.942.000
Kab. Rembang Rp 1.860.000
Kab. Boyolali Rp 1.990.000
Kota Surakarta Rp 2.002.700
Kab. Sukoharjo Rp 1.983.500
Kab. Sragen Rp 1.873.500
Kota Magelang Rp 1.907.000
Kab. Magelang Rp 2.082.000
Kab. Karanganyar Rp 2.033.000
Kab. Wonogiri Rp 1.855.000
Kab. Klaten Rp 1.995.061
Kab. Purworejo Rp 1.900.000
Kab. Temanggung Rp 1.882.027
Kab. Wonosobo Rp 1.912.500
Kab. Kebumen Rp 1.886.000
Kab. Banyumas Rp 1.950.000
Kab. Cilacap Rp 2.089.058
Kab. Banjarnegara Rp 1.810.000
Kab. Purbalingga Rp 1.988.500
Kab. Batang Rp 2.100.000
Kab. Pekalongan Rp 2.059.885
Kota Pekalongan Rp 2.106.922
Kab. Pemalang Rp 1.918.000
Kota Tegal Rp 1.962.000
Kab. Tegal Rp 1.947.000
Kab. Brebes Rp 1.865.850
Kota Surabaya Rp 4.171.052
Kab. Gresik Rp 4.167.874
Kab. Sidoarjo Rp 4.164.696
Kab. Pasuruan Rp 4.161.518
Kab. Mojokerto Rp 4.151.983
Kab. Malang Rp 2.981.564
Kota Malang Rp 2.868.420
Kota Batu Rp 2.775.616
Kab. Jombang Rp 2.645.945
Kab. Tuban Rp 2.533.641
Kota Pasuruan Rp 2.775.616
Kab. Probolinggo Rp 2.506.944
Kab. Jember Rp 2.370.917
Kota Mojokerto Rp 2.463.665
Kota Probolinggo Rp 2.337.864
Kab. Banyuwangi Rp 2.332.779
Kab. Lamongan Rp 2.433.641
Kota Kediri Rp 2.099.294
Kab. Bojonegoro Rp 2.058.613
Kab. Kediri Rp 2.050.986
Kab. Lumajang Rp 2.026.831
Kab. Tulungagung Rp 2.005.219
Kab. Bondowoso Rp 2.001.406
Kab. Bangkalan Rp 2.001.406
Kab. Nganjuk Rp 2.001.406
Kab. Blitar Rp 2.001.406
Kab. Sumenep Rp 2.001.406
Kota Madiun Rp 2.001.406
Kota Blitar Rp 2.001.406
Kab. Sampang Rp 1.963.267
Kab. Situbondo Rp 1.963.267
Kab. Pamekasan Rp 1.963.267
Kab. Madiun Rp 1.963.267
Kab. Ngawi Rp 1.963.267
Kab. Ponorogo Rp 1.963.267
Kab. Pacitan Rp 1.963.267
Kab. Trenggalek Rp 1.963.267
Kab. Magetan Rp 1.963.267
LihatTutupKomentar